Semua Tentang Piano

Semua Penjelasan tentang Piano Ada Disini

Semua Tentang Gitar

Semua Penjelasan tentang Gitar Ada Disini

Semua Tentang Bass

Semua Penjelasan tentang Bass Ada Disini

Fakta Tentang Musik

Ternyata Banyak Fakta tentang Musik

Semua Tentang Desain Grafis

Disini Akan Dijelaskan Semua Mengenai Dunia Desain Grafis

Sabtu, 31 Desember 2016

Fakta Musik


32 Fakta Unik Tentang Musik

Musik di dunia memiliki banyak fakta – fakta unik dan menarik, memang musik adalah bahasa paling bisa diterima di seluruh dunia juga tentunya musik dan fakta – fakta tentang ruang lingkup musik yang telah terjadi di dunia ini akan sahabat klinikmusik nikmati dan ketahui, langsung saja.....
Berikut adalah beberapa fakta unik tentang musik :
1. Kanada adalah negara yang paling banyak menyelenggarakan festival musik Jazz, setiap tahunnya paling tidak ada 40 gelaran Jazz di sana.

 2. Jim Morrison, vokalis The Doors, adalah rockstar pertama yang ditangkap polisi saat manggung.

 3. Istilah slang “rock and roll” sering dipakai orang berkulit hitam untuk menyebut “hubungan seks.

 4. Penyanyi wanita Trixie Smith pertama kali menggunakan istilah “rock and roll” dalam lagu “My Baby Rocks Me With One Steady Roll” yang diedarkan tahun 1922.

 5. Mendengarkan musik dengan earphone/headset dengan volume yang keras selama 1 jam saja. Bisa meningkatkan jumlah bakteri di telinga 700 kali lipat.

 6. Lagu Happy Birthday ternyata memiliki hak cipta, sehingga kasus seperti lagu Rasa Sayange yang di klaim punya negara tetangga, bisa dihindari.

 7. Tayangan Video dari penyanyi kulit hitam pertama di MTV adalah Billy Jean, milik Michael Jackson.

 8. Michael Jackson tercatat sebagai musisi yang berhasil meraih piala Grammy terbanyak dalam sejarah. Hingga akhir hayatnya, ia berhasil mengumpulkan delapan piala bergengsi ini.

 9. Oleh sebagian orang musik Rock N’ Roll sebagai musik rendahan dan mengancam musik yang berkualitas. Oleh karena itu, di mulailah tradisi Grammy Award yang pertama kali pada tanggal 4 Mei 1959, hingga sekarang.

 10. Lagu dengan judul tepanjang adalah I’m Cranky Old Yanky In a Clanky Old Tank on the streets of Yokohama with my Honolulu Mama doin’ Those beat-o, Beat-o, Beat-o Flaon-my seat-o, hirohito blues yang ditulis oleh Hoagy Carmichael pada tahun 1943.

 11. Musik bisa meredakan rasa sakit kepala sebanyak 20% dan menurunkan level depresi hingga 25%.

 12. Anjing dan kucing ternyata responsif terhadap musik, Anjing lebih cocok mendengarkan musik klasik, sedangkan kucing senang dengan musik ballad.

 13. Lagu In my Darkest Hour, milik Megadeath, di tulis oleh Dave Mustain atas rasa duka mendalam atas tewasnya basis Metallica, Clif Burton, yang notabene mantan sejawatnya.

 14.Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

 15. Koes Plus, Legenda Musik Indonesia ternyata pernah masuk penjara, karena dituduh oleh Ir. Soekarno(Presiden Indonesia pertama) membawakan lagu yang mirip-mirip The Beatles. Ir. Soekarno sangat membenci musik berbau “barat”.

 16. Mendengar ancaman dari Ir. Soekarno, Benyamin S. juga hampir masuk penjara, dan akhirnya Benyamin S. mengganti aliran musiknya yaitu musik Betawi.

 17. Agnes Monica satu2nya musisi indonesia yg pernah menjadi presenter dan berkesempatan menyanyi di Red Carpet American Music Awards pada 2010 lalu.

 18. Komposisi piano terpanjang dalam sejarah adalah komposisi karya Erik Satie yang berjudul Vexations. Ada 180 not dalam komposisi ini dan sesuai dengan urutan yang dibuat sang pencipta, lagu ini harus diulang sampai 840 kali.

 19. Vexations pertama kali dipentaskan pada bulan September 1963 di Pocket Theater, New York City dan memerlukan sepuluh pianis untuk menuntaskan lagu ini secara berantai.

 20. Video pertama yang ditayangkan di MTV adalah lagu ‘Video Killed the Radio Star’ milik Buggles yang diputar pada tanggal 1 Agustus 1981.

 21. Sekitar 16 tahun kemudian, pada tanggal 27 Februari 2000, MTV menayangkan lagi lagu Video Killed the Radio Star sebagai video kesatu juta yang mereka tayangkan.

 22. Video ini juga jadi video nomor tiga yang paling sering diputar di MTV. Urutan pertama diduduki oleh Peter Gabriel lewat lagu Sledgehammer.

 23. Saat seorang eksekutif dari perusahaan rekaman bertemu pertama kali dengan band Pink Floyd, ia bertanya “Siapakah yang bernama Pink?”.

 24. Jimi Hendrix, Janis Joplin, Jim Morrison, dan Kurt Cobain masuk dalam klub 27. Uniknya, mereka nasuk klub setelah meninggal. Kenapa bisa begitu, karena mereka memiliki satu kesamaan, tutup usia pada 27 tahun.

 25. Jimi Hendrix, gitaris, musisi dan pencipta lagu legendaris ini, pernah dikeluarkan dari SMA hanya gara-gara menggandeng perempuan kulit putih.

 26. John Denver adalah musisi, penulis lagu, aktor dan politisi asal Amerika. Ia meninggal karena kecelkaan penerbangan. Kecelakaan terjadi setelah pesawat yang ditumpanginya kehabisan bahan bakar ketika terbang.

 27. Lidah Gene Simmons (personil band Kiss) memiliki panjang 7 inchi. Ini melebihi panjang lidah manusia normal yaitu 5 inchi.

 28. Cher adalah Diva Pop, Disko, Rock, Dance asal Amerika ini mengakhiri pernikahannya dengan Gregg Alman (1979), setelah Gregg pingsan di sebuah restoran italia, dengan posisi wajah jatuh ke dalam mangkuk spaghetti.

 29. Bill Wyman, bassist Rolling Stones ini pernah kencan dengan gadis berusia 13 tahun saat usianya 47 tahun. Enam tahun kemudian, mereka menikah, dan hanya bertahan 17 bulan. Uniknya, putra Bill, Stephen 30 tahun, menikahi ibu dari Mandy yang berumur 46 tahun.

 30. Rayap dan Heavy Metal. Apa hubungannya serangga pengerat ini dengan lagu Heavy Metal ? Rayap memakan kayu 2 kali lebih cepat ketika mendengarkan lagu-lagu heavy metal.

 31. Lagu Kebangsaan Yunanai tercatat sebagai negara dengan lagu kebangsaan terpanjang di dunia. Judulnya “Imnos pros tin Eleftherian”, terdiri dari 158 bait dengan 8 baris di setiap bait.

 32. Cyprus adalah sebuah negara kecil yang 80% penduduknya merupakan keturunan Yunani, sementara 20% lainnya keturunan Turki. Negara tersebut menjadi satu-satunya bangsa yang tidak memiliki lagu kebangsaan.

Semua Tentang Notasi

Nada

Seperti yang telah diuraikan di atas, musik adalah seni yang berhubungan dengan bunyi, maka bunyi menjadi unsur paling penting dalam seni musik. Ada bunyi yang enak didengar karena indah. Bunyi seperti ini membuat kita nyaman. Akan tetapi, ada pula bunyi yang teramat mengerikan. Tentu bunyi seperti ini membuat kita merasa tidak nyaman, bahkan seperti berada di bawah ancaman. Beruntunglah bahwa indra pendengaran manusia dapat memilah-milah dan memusatkan perhatian hanya pada bunyi-bunyi tertentu yang menarik minat saja. Sementara bunyi-bunyi lain yang tidak berarti kita abaikan.
Seni musik berusaha merangkai bunyi-bunyian dengan struktur nada tertentu sehingga membentuk sistem tertentu. Struktur nada itu didasarkan pada tinggi rendahnya nada (pitch), kuat lemahnya nada (dinamik), dan warna nada (timbre).
Bunyi dihasilkan oleh getaran suatu benda. Ilmu fisika menjelaskan bahwa bunyi berupa gelombang yang dihasilkan oleh getaran suatu benda. Ilmu fisika juga menjelaskan bahwa tinggi rendahnya nada ditentukan oleh jumlah getar tiap detik (frekuensi) dari benda yang bergetar yang semakin rendah frekuensi getarnya, semakin rendah pula nadanya. Sebaliknya, semakin tinggi frekuensinya, semakin tinggi pula nadanya. Dua buah nada yang berbeda tingginya akan terdengar berbeda bila dibunyikan secara bersama-sama. Jarak antara satu nada dengan yang lainnya disebut interval nada. Namun, jika nada rendah dan tinggi yang dibunyikan bersama-sama tetapi kedengaran sama nadanya kedua nada itu berarti dipisahkan oleh interval sejauh satu oktaf, demikian seterusnya.
Frekuensi untuk tiap nada bersifat tetap dan berlaku di seluruh dunia. Setiap nada dalam tangga nada memiliki jarak ketinggian yang teratur. Manusia normal hanya dapat mendengarkan bunyi yang berfrekuensi anatar 20 Hz sampai dengan 20.000 Hz. Bunyi dalam batas frekuensi tersebut disebut bunyi audiosonik yang berfrekuensi di bawah 20 Hz disebut infrasonik dan di atas 20.000 Hz disebut ultrasonik. Bunyi infrasonik dan ultrasonik tidak dapat ditangkap oleh pendengaran manusia.
Sebenarnya jumlah nada yang dapat didengar manusia sangat banyak tetapi, musik hanya mengambil sebagiannya saja untuk diolah menjadi sajian musik yang indah. Sebuah nada yang berfrekuensi 440 Hz dipakai dalam musik, tetapi nada-nada lain yang berfrekuensi 441 Hz, 442 Hz, 443 Hz, sampai dengan 465 Hz tidak dipakai. Barulah pada nada yang berfrekuensi 466 Hz kita pakai sebagai nada terdekat dengan nada sebelumnya.
Oktaf sangat penting dalam musik karena merupakan interval nada pertama dan terakhir dari suatu tangga nada yang paling banyak digunakan saat ini dalam sistem tangga nada diatonis. Tangga nada tersebut terdiri atas tujuh nada sebagai basis musik dari kebudayaan barat sejak berabad-abad yang lalu. Namun dalam perkembangannya, tujuh nada tadi ditambah dengan lima nada sehingga keseluruhannya menjadi dua belas nada dalam satu oktaf. Pada musik non-Barat atau yang disebut dengan tangga nada nondiatonis, lazim pula disebut juga sebagai tangga nada pentatonis, satu oktaf dapat mengandung lebih banyak nada, sampai mencapai dua puluh lima nada.
Interval nada terendah dan tertinggi yang mungkin dicapai oleh suara manusia atau alat musik disebut jangkauan nada. Piano, misalnya, memiliki jangkauan lebih dari tujuh oktaf. Suara laki-laki dan wanita sebenarnya memiliki jangkauan yang berbeda satu oktaf.
Jika disusun sebuah pola, susunan nada dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi akan membentuk tangga nada. Tangga nada itu secara berjenjang membentuk oktaf. Frekuensi masing-masing nada ditetapkan dengan aturan tertentu untuk memudahkan sistem tangga nada. Nada A natural yang dalam notasi angka diberi lambang 6 (la) memiliki frekuensi 440 Hz. Sebagai patokan, kita dapat menggunakan alat pembidik nada yang dinamai garpu tala. Garpu tala memiliki frekuensi tetap yang setinggi dengan nada A (la) natural.
Jika nada a adalah 440 Hz, berapakah frekuensi nada-nada lainnya? Cara menentukannya adalah dengan patokan perbandingan interval sebagai berikut:
Dengan model perbandingan seperti ini, dapat diketahui frekuensi nada-nada yang lain. Sebagai contoh, mari kita cari berapa frekuensi nada c! Ikuti cara berikut :

Dengan model di atas, silakan kalian tentukan frekuensi nada-nada yang lain. 

Notasi musik

Notasi musik adalah sistem penulisan karya musik. Dalam notasi musik, nada dilambangkan oleh not (walaupun kadang istilah nada dan not saling dipertukarkan penggunaannya). Tulisan musik biasa disebut partitur.
Notasi musik standar saat ini adalah notasi balok, yang didasarkan pada paranada dengan lambang untuk tiap nada menunjukkan durasi dan ketinggian nada tersebut. Tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Durasi nada ditunjukkan dalam ketukan.
Terdapat pula bentuk notasi lain, misalnya notasi angka yang juga digunakan di negara-negara Asia, termasuk Indonesia, India, dan Tiongkok.

1) Notasi Angka

  Pengertian notasi angka yaitu notasi yang berupa angka, not angka yang dipakai di indonesia ada dua macam yaitu not angka diatonis dan pentatonis(not angka pada gamelan). Kalau ditarik kebelakang sebenarnya not angka sudah ada sejak jaman dahulu penciptanya adalah Joan Jacques Rousseau pada abad XVIII kemudian disempurnakan oleh Emile Cheve  yang hidup tahun 1804-1864 oleh karena itu pengajaran musik dengan not angka disebut metode Cheve, metode ini masuk di indonesia sejak tahun 1918 oleh karena itu not angka sangat akrab dengan pembelajaran musik di indonesia.
  Sebelum kita bahas tentang notasi angka coba kita cermati skema natasi angka di bawah ini :


  Lambang nada
  • Angka yang di gunakan dalam not ini adalah angka pada umumnya untuk angka 0 berfungsi sebagai not diam sedangkan angka 1-7 lambang solmisasi nada, untuk jarak not yang satu dengan yang lain sering disebut juga dengan istilah interval, ada dua macam jarak nada yaitu jarak satu dan jarak setengah.
  • Titik dalam notasi angka berfungsi sebagai tanda oktaf (oktaf tinggi dan rendah) dan sebagai tanda panjang pendeknya suatu nada.
  • Garis miring/menyilang pada nada not angka menandakan not tersebut dinaikan atau di turunkan setengah nada, untuk garis miring ke kanan nada not tersebut dinaikan setengah nada dan sebaliknya untuk garis miring ke kiri nada not tersebut diturunkan setengah nada.
      Lambang Irama
  • Garis mendatar/garis horisontal di atas not adalah tanda nilai ketukan, garis ini dapat membagi nilai nada menjadi 1/2 , 1/4, 1/3 dan 1/6.
     

  •  Satu garis diatas membagi satu ketukan menjadi setengahan sehingga terdapat dua not dalam  satu ketuk.
  • Dua garis diatas membagi satu ketukan menjadi seperempat sehingga terdapat empat not         dalam satu ketuk.

  • Satu garis mendatar dengan angka tiga diatasnya sering disebut triol membagi satu ketukan      menjadi tiga not sehingga terdapat tiga not dalam satu ketuk.



  • Dua garis mendatar dengan angka enam diatasnya membagi satu ketukan                            menjadi enam not sehingga terdapat enam not dalam satu ketuk.
  • Garis Birama adalah garis yang membatasi beberapa not, Garis ini menunjukan pola irama yang tetap dalam suatu lagu (ostinato).



  • Garis Legato/Garis lengkung adalah garis yang menunjukan bahwa nada-nada diatas garis ini di bunyikan secara berangkai tidak terputus-putus.
Lambang Khusus

  • Tanda Birama adalah tanda yang berfungsi menentukan banyaknya ketukan dalam sebuah birama/bar, contoh tanda birama adalah 4/4, 3/4, 2/4, 3/8 dll. Angka di atas menunjukan banyaknya ketukan tiap birama dan angka di bawah menunjukan nilai not pada setiap biramanya.

  • Tanda dinamika dan Tanda Tempo

2) Notasi Balok

       Notasi balok adalah simbol atau tanda untuk menyatakan tinggi rendahnya suara yang diwujudkan dengan gambar. Notasi balok disebut juga notasi mutlak karena mempunyai patokan tinggi nada yang tetap (a = 440 Hz) sehingga sangat efektif digunakan dalam bermain musik.
       Bagian-bagian notasi balok dibagi menjadi tiga, yaitu bendera, tangkai, dan kepala.
Gambar Not Balok
Notasi balok juga dirincikan sebagai berikut.
a) Bentuk, Nama, Harga, dan Nilai-Nilai Nada
       Berikut ini bentuk, nama, harga, dan nilai-nilai notasi balok.
Bentuk, Nama, Harga, dan Nilai-Nilai Nada
         Penulisan notasi balok diletakkan pada tempat not yang disebut garis paranada. Garis paranada terdiri atas lima buah garis sejajar yang sama panjangnya. Jaraknya bernomor dari bawah ke atas, yaitu 1, 2, 3, 4, 5. Selang atau jarak antara dua buah garis notasi disebut spasi.
       Tempat dan tinggi setiap nada yang terletak pada garis paranada tetap dan tidak dapat diubah-ubah.
––––––––––– Garis ke-5
Spasi ke-4
––––––––––– Garis ke-4
Spasi ke-3
––––––––––– Garis ke-3
Spasi ke-2
––––––––––– Garis ke-2
Spasi ke-1
––––––––––– Garis ke-1
Cara penulisan notasi balok pada garis paranada adalah sebagai berikut.
(1) Bagian kepala notasi miring ke kanan atas.
Contoh: 
Cara penulisan notasi balok bagian kepala notasi miring ke kanan atas
(2) Arah tiang tegak lurus dua setengah spasi.
Contoh:
(3) Notasi di bawah garis ketiga, arah tiang ke atas, dan notasi di atas garis ketiga, arah tiang ke bawah.
Contoh:
(4) Notasi pada garis ketiga, arah tiang boleh ke bawah atau ke atas.
Contoh: 
(5) Bendera notasi, baik tangkai ke atas maupun ke bawah selalu ke arah kanan dengan panjang kurang lebih dua spasi.
Contoh:
(6) Beberapa nada dalam satu ketuk benderanya dapat disatukan jika masih dalam satu birama.
Contoh:
(7) Apabila garis paranada tidak cukup, dapat menambah garis bantu (garis penolong).

       Dalam sebuah lagu, kita sering menjumpai satu atau lebih titik di belakang notasi. Titik di belakang notasi gunanya untuk memperpanjang notasi. Nilai titik adalah setengah dari notasi di depannya.
Di bawah ini adalah nilai titik di belakang notasi.
nilai titik di belakang notasi not Balok
 b) Bentuk dan Nilai Tanda Diam
       Tanda diam adalah lambang yang menyatakan berapa lama harus berhenti atau beristirahat. Di bawah ini disajikan bentuk nilai dan letak tanda diam dalam garis paranada.
Bentuk dan Nilai Tanda Diam

Tempo dan Dinamik.
Cressendo < artinya lagu dinyanyikan menguat / mengeras.
De Cressendo > artinya lagu dinyanyikan melembut.
Vivace artinya gembira, hidup.
Adagio artinya amat sangat lambat.
Prestissimo artinya amat sangat cepat.
Largheno artinya lambat.
Di Marcia artinya seperti orang berbaris.
Maestoso artinya khidmad, agung, dan mulia.
Con brio artinya semangat bergelora.
Allegreto artinya ringan, hidup, dan gembira.
Con bravura artinya gagah.
ff = fortissimo artinya sangat keras.
pp = pianissimo artinya sangat lambat
p = piano artinya lambat/lembut
Clef pada not balok.
Pertama kali yang perlu diperhatikan dalam membaca not adalah kuncinya (clef). Kunci terletak di paling kiri garis paranada. Ada tiga macam kunci yaitu kunci G, kunci F, dan kunci C.
Kunci yang paling sering digunakan adalah kunci G dan kunci F. Pada kunci G, letak nada G adalah garis paranada yang dilewati lengkungan spiral kunci G. Sedangkan pada kunci F, letak nada F adalah garis paranada yang berada di antara dua titik kunci F.
Selanjutnya setiap naik 1 (memotong garis, kemudian di antara garis, dst), nada akan bertambah tinggi 1. Urutan nadanya adalah sebagai berikut:
C-D-E-F-G-A-B-C’ (terus berulang)
Di depan setiap not, terkadang ditambahkan simbol ? (flat/mol) dan ? (sharp/kres). ? akan menurunkan nada di sebelah kanannya sebanyak 1/2 nada. Sedangkan ? akan menaikkan nada di sebelah kanannya sebanyak 1/2 nada. Untuk mengembalikan nada yang telah turun/ naik dapat ditambahkan simbol ? (natural).
Jika sebuah nada diturunkan setengah, misalnya A, di sebelah kanan A akan ditambahkan simbol ?. Sehingga namanya berubah dari A menjadi A? yang dibaca As. Sebaliknya jika nada dinaikkan setengah, misalnya C, di sebelah kanan C akan ditambahkan simbol ? menjadi C? yang dibaca Cis.
Not-not bila dirangkai dapat membentuk sebuah lagu. Biasanya untuk menuliskan sebuah lagu, digunakan dua macam cara penulisan not yaitu dengan menggunakan not balok (bulatan-bulatan yang tersusun dalam garis paranada) dan not angka (dengan menggunakan angka).

Dasar - Dasar Notasi Balok.

           Ada 7 huruf yang membentuk abjad musikal: A B C D E F G Musik ditulis pada suatu Paranada, yang terdiri dari 5 garis sejajar. Ada 4 ruang di antara 5 garis sejajar itu.
             paranada adalah lima garis horisontal tempat not ditulis. Not dapat diletakkan di garis atau di antara garis (spasi) paranada. Garis paranada diberi nomor dari bawah ke atas; garis paling bawah disebut garis pertama dan garis paling atas disebut garis kelima. Not yang terletak di garis atau spasi lebih tinggi berarti memiliki tinggi nada lebih tinggi.
Not pada paranada dibaca dari kiri ke kanan. Not yang terletak di sebelah kiri dimainkan sebelum not di sebelah kanan.
               Dalam Teori Musik juga terdapat 4 Kunci yg ditempatkan setiap awal paranada, nih sy liatin contohnya :


1). Kunci C

Kunci C adalah kunci yang menunjukkan letak nada C, digunakan untuk menuliskan nada sedang (misal pada biola alto). Letak nada di garis paranada dengan menggunakan kunci C:
> Kunci C ada 5 macam yang ditulis pada masing-masing garis para nada, yang mempunyai fungsi masing-masing. Jika ditulis pada :
a. garis 1 = untuk menuliskan suara Sopran
b. garis 2 = untuk menuliskan suara Mezzo Sopran
c. garis 3 = untuk menuliskan suara Tenor
d. garis 4 = untuk menuliskan suara Bariton
e. garis 5 = untuk menuliskan suara Bass
> Nada yang sejajar dengan Tanda Kunci adalah nada c1



2) Kunci F
           Kunci F adalah kunci yang biasa digunakan untuk menuliskan nada-nada rendah, maka kunci F disebut juga kunci Bass. Letak kunci F pada garis paranada ada di garis keempat, maka menunjukkan nada F di garis keempat. Letak nada di garis paranada dengan kunci F
> Kunci F untuk menuliskan nada rendah ( Alto, Tenor, Bariton)
> Nada yang terletak pada garis ke 4 adalah nada f
3) Kunci G
·                       Kunci G adalah kunci yang bentuknya seperti kepala biola. Kunci G disebut juga kunci biola karena kunci G digunakan untuk menuliskan nada-nada tinggi. Kunci G digunakan untuk menunjukkan letak nada G pada garis kedua. Letak nada di garis paranada dengan kunci G
> Kunci G untuk menuliskan suara tinggi ( Sopran, Mezzo Sopran, Alto )
> Nada yang terletak pada garis ke 2 adalah nada g'
 Pada Piano Kunci G (Treble Clef) biasa digunakan untuk not balok yang akan dimainkan oleh tangan kanan. Sedangkan kunci F (Bass Clef) biasa digunakan untuk not balok yang akan dimainkan oleh tangan kiri. Penggunaan kunci G dan kunci F secara bersamaan disebut juga grand staff.
Gambar grand staff
 Perbedaan kunci G dengan kunci F adalah pada letak-letak nadanya di garis paranada. Gambar berikut akan menjelaskan perbedaannya.


Pembagian tuts bagian tengah yang memisahkan penulisan di kunci G (tuts tengah ke kanan) dan kunci F (tuts tengah ke kiri).
 

KEYBOARD/PIANO/PIANIKA/ORGAN

Kalau mau memudahkan belajar not balok, sebaiknya pahami dulu tuts keyboard/piano/organ, gak perlu belajar main, cukup dipahami aja. Karena jarak nada terlihat lebih jelas pada instrument yang berbentuk Piano/Keyboard. Jika diantara 2 buah nada ditengahnya terdapat tuts hitam artinya keduanya berjarak 1. Jika ditengahnya tidak terdapat tuts hitam artinya keduanya berjarak setengah.
Gambar tuts piano:
7
Seperti di staff yang letak notnya mutlak, begitu juga dengan di piano, letak notnya mutlak, seperti ini :
8
Posisi nada-nada di atas gak akan berubah, yang C tetap C, begitu juga yang lainnya. Salah kaprah yang sering terjadi, terutama sering dilakukan guru-guru musik di SD dan SMP adalah bukan menulis C, D, E, F dst tapi menulis do, re, mi, dst. Jadi buat teman-teman yang di keyboard/pianika/piano/organnya ditulisin doremi, segeralah dihapus, kalau masih perlu guide, ganti dengan C D E dst.

Semua Tentang Desain Grafis

Sejarah Desain Grafis

            Ilmu desain grafis belum begitu lama ada, Istilah graphic design yang berarti Desain Grafis pertama kali dikemukakan oleh William Addison Dwiggins pada tahun 1922, sebenarnya sejak zaman prasejarah sudah ada aktivitas manusia untuk membuat seni yang seperti desain grafis, beberapa diantaranya adalah di Gua Lascaux, Kolom Trajan Roma, Manuskrip abad pertengahan, dan Neon Ginza. Dalam sejarah yang panjang dan seiring perkembangan komunikasi visual di abad 20 dan 21, Banyak terjadi kesaaman pada seni periklanan, desain grafis, dan seni rupa. Nah seiring perkembangan Zaman, Desaijn Grafis sekarang mempunyai banyak fungsi bagi kehidupan masyarakat, Hampir semua aspek memerlukan Desain Grafis.
Sebuah produk desain yang sudah dipublikasikan kepada khalayak, tercipta melalui beberapa proses tahapan atau jenjang.
1.      Visual Comunicator
Merupakan orang pertama yang menyampaikan pesan dari klien dalam membuat produk informasi. Gagasan dan ide semua bermula dari sini
2.      Visualiser
Orang yang menindaklanjuti ide atau gagasan dari Visual Comunicator, Oran ini bertugas untuk memvisualisasikan/ menggambarkan suatu ide yang awalnya masih dalam angan-angan menjadi bentuk sketsa kasar (draft) dari apa yang ditangkapnya.
3.      Copy Writer
Tugasnya untuk Menindaklanjuti hasil draft dari Visualiser, dipadukan untuk merancang kata-kata yang pas untuk desain tersebut. Peran ini sangat penting karena kata-kata yang dirancang harus mampu mengkomunikasikan ide tersebut kepada khalayak agar orang yang melihatnya mengikuti pesan yang kita sampaikan.
4.      Pekerja Grafis
Tugasnya untuk menyusun typographi, tata letak (layout), elemen gambar agar menjadi menarik, dan memiliki nilai artisitik yang tinggi. Yang selanjutnya tugas pekerja grafis ini mempersiapkan karya tersebut untuk diserahkan kebagian percetakan. Pekerja Grafis ini berbeda dengan Designer Graphic, kalau Designer Graphic adalah seorang perancang yang membuat karya dari nol, jadi Designer Graphic bisa dibilang dapat mencakup semua peran diatas tadi.
Demikian sedikit ulasan tentang Desain Grafis, semoga bermanfaat. Menjadi seorang pekerja desain grafis itu sangat menyenangkan karena kita bias bebas berimajinasi mengsah kreatifitas kita, itulah mengapa saya pribadi sangat senang dengan desain grafis, dan ingin selalu mempelajari dan berbagi sedikit pengetahuan kepada sobat semua.



Apa yang harus dipahami Desainer Grafis?

Desainer grafis setidaknya adalah individu menguasai suatu keterampilan dan pemahaman konsep yang luas. Pada lazimnya, desainer bekerja dengan cara berbeda-beda dalam mempraktekkan proses desain dan biasanya bertindak sesuai dengan ikhtisar yang berasal dari latar belakang masing-masing pengalaman dan pendidikan. Maka wajarlah jika seorang praktisi tidak mengembangkan semua aspek keahlian desain grafis, tapi biasanya hanya memilih satu atau dua spesifikasi saja. Misal, praktisi desain grafis yang suka terhadap media cetak, biasanya memiliki spesifikasi kerja yang berkaitan dengan mass media seperti majalah, koran atau buku. Didalam lingkup pendidikan desain, juga tidak semua aspeknya dapat dipelajari secara menyeluruh. Idealnya sebuah pendidikan desain dirancang dalam format yang memiliki kompetensi dan disesuaikan dengan masing-masing spesifikasi praktek kerja desain.
Institusi atau Program pendidikan tertentu yang berbasis desain grafis biasanya memiliki beragam kategori dalam materi pembelajaranya dan pada setiap kategori akan dikemas dalam bentuk kurikulum. Namun tidak semua kategori tersebut dipelajari oleh siswa atau mahasiswa, tergantung pada fokus atau kompetensi dari kurikulum itu sendiri, bahkan ada beberapa program pendidikan desin grafis yang menekankan materi pembelajarannya pada materi-materi tertentu secara mendalam dan spesifik.
Berikut adalah suatu ikhtisar dari delapan kategori yang dapat ditemukan dalam kebanyakan program pendidikan desain grafis.
1. Pemahaman terhadap Persepsi, Visual Organisasi dan Estetika
Desainer bekerja dengan format visual dan bagaimana format itu diaplikasikan untuk menyampaikan suatu maksud. Format ini dikenal dengan Bahasa Visual. Bentuknya sangat beragam, dapat berupa titik, garis, bentukan, wahana, volume, ruang, area, teksture, warna dan sebagainya yang berwujud secara riil berupa type, image, photo maupun teks, baik dalam tampak dua dimensi maupun 3 dimensi. Pemahaman aspek dasar kosa kata visual bagi desainer dibangun dengan memperkuat persepsi pada format-format tersebut. Selanjutnya, desainer akan mengorganisasikan semuanya dengan kemampuannya mengeksekusi visual berdasarkan pengalaman dan pemahaman estetik yang dimilikinya. Beberapa hal konkret yang perlu dipahami misalnya:
  • Pemahaman Struktur Format; mengkaji aspek positif dan negatif dari beragam format.
  • Analisa dan Uji Coba Format; bagaimana suatu format 2 dimensi atau 3 dimensi dapat ditempatkan pada sebuah ruang atau media.
  • Pertimbangan terhadap Struktur dan Sistem; merupakan suatu upaya keteraturan dalam melakukan proses kerja desain. Misal: menggunakan grid system/sistem garida dalam menciptakan aspek harmonis dalam sebuah rancangan.
  • Ekplorasi Gejala Visual; menangkap respon intuitif terhadap format, warna, bentuk, tekstur dan sebagainya.
  • Komposisi dan Kerangka Visual; mengambil keputusan mengenai apa yang harus ditampilkan pada sebuah image dan bagaimana unsur-unsur dalam image-image tersebut jika dibandingkan atau disandingkan antara satu dengan yang lain.
  • Abstraksi Visual; mengidentifikasi tampilan suatu obyek dan tahapan dalam proses penyederhanaannya.
  • Kesatuan Format; suatu upaya yang dilakukan dengan melihat hubungan pada setiap bagian-bagian desain seperti proporsi, skala dan dimensi, simetri atau asimetri, contrast, balance dan sebagainya.
Materi-materi pendidikan diatas merupakan materi basic yang harus dipahami sejak awal. Aplikasi pembelajarannya berbeda-beda pada setiap institusi, misal: nirmana dua dimensi/tiga dimensi, estetika, studi seni rupa dasar dan masih banyak lagi.
2. Pemahaman terhadap Teknik Visualisasi
Desainer harus familiar dengan perangkat dasar pekerjaannya juga dengan proses dan teknik dalam memproduksi karya, mulai dari sketsa, model hingga ke final artwork. Tentunya perangkat-perangkat tersebut digunakan dengan sensitifitas dan skill yang memadai. Apapun alat yang digunakan baik photography, model making, diagram, drawing dan sebagainya, adalah bertujuan untuk membangun gagasan. Ada banyak ragam teknik visualisasi, dan berikut ini adalah beberapa gambarannya:
  • Photography; para desainer menghormati photography sebagai sebuah proses yang dekat dengan “kenyataan”, photography adalah teknik visualisasi yang sangat berperan pada kerja desain grafis dalam menyampaikan sesuatu yang realis, selain dapat membangkitkan emosi tertentu.
Photography
  • Translasi Visual; adalah teknik visualisasi dengan mengambil esensi dari suatu image, diringkas, direka ulang menjadi image baru. Ada beberapa desainer yang menamakan translasi visual sebagai visual morphing, visual hirarki, tahapan visual dan lain-lain, namun pada intinya yang ditekankan adalah bagaimana sebuah tampilan visual dapat terwujud dan memiliki rangkaian proses yang rasional.
Translasi Visual
  • Model Making; teknik visualisasi yang mengekplorasi format tiga dimensional guna merencanakan, men-simulasikan atau mengembangkan format visual menjadi prototipe bagi suatu produk baru atau produk yang siap dipamerkan.
Model Making
  • Menggambar; adalah teknik visualisasi yang sangat umum dan dilakukan pada kondisi awal, berfungsi sebagai kumpulan gagasan yang mengalir. Gambar biasanya belum divisualisasikan dengan tampilan yang lebih sempurna kecuali gambar tersebut dibutuhkan sebagai mana adanya, misal komik, ilustrasi manual, hand drawing bahkan terkadang storyboard dalam sebuah proyek TV komersial juga digarap secara manual.
Menggambar
  • Typography; adalah teknik visualisasi dengan menggunakan fungsi huruf berdasarkan fungsi dasar huruf itu sendiri sebagai bagian dari teks yang memiliki fungsi keterbacaan atau digunakan berdasarkan format fisiknya. Huruf juga harus dipahami baik secara historis, struktur, penamaan, style dan penggunaannya.
Typhography
3. Pemahaman terhadap Material dan Perangkat Teknologi
Teknologi selalu bermain peranan dalam proses mendesain dan proses informasi komunikasi visual. Perangkat teknologi menjadi penting sekali untuk menunjang kesempurnaan hasil kerja desain dalam mengolah berbagai gagasan, bahan dan hasil akhir dari sebuah proyek desain. Sebut saja komputer, kamera, airbrushes, video, film, mesin cetak, plotter dan sebagainya adalah merupakan alat-alat yang digunakan dalam menciptakan produk desain. Pastinya desainer akan memilih, alat apa yang akan digunakan dalam menghasilkan dan mewujudkan rancangan, itupun harus disesuaikan dengan kebutuhan klien. Pemilihan material dan perangkat teknologi yang tepat akan menentukan kualitas tampilan dari sebuah produk desain.
4. Pemahaman dalam Menelurkan Gagasan dan Proses Desain
Bagian terpenting dari kerja desain setelah gagasan-gagasan terwujud adalah bagaimana cara menyampaikan itu semua pada pihak yang berkepentingan. Desainer harus memiliki kemampuan untuk menelurkan gagasan namun juga harus dapat menerima koreksi dan evaluasi sebagai umpan balik. Dalam hal ini diperlukan pemahaman teknis; untuk menuliskan konsep secara obyektif, meringkas sebuah ‘rasional kreatif’; menyajikan gagasan dengan efektif baik secara lisan, visual atau dengan audiovisual yang mendukung; dan untuk mendengarkan masukan secara berhati-hati.
5. Pemahaman terhadap Pesan dan Isi
Diperlukan kemampuan berpikir dalam menciptakan sebuah maksud atau arti dari image, type dan simbol. Kemampuan yang sangat esensial tersebut diperlukan untuk menjabarkan sebuah perspektif informasi visual secara persuasif pada pihak yang berkepentingan dan dapat mencapai sasaran sesuai dengan gagasan. Pemahamannya dapat dipelajari misalnya dengan:
  • Semantic; adalah studi tentang bagaimana memahami image dan teks.
  • Visual Metaphore; adalah studi tentang kiasan visual dan pemaknaan pada lambang. Sebagai contoh, obor merupakan abstraksi gagasan untuk kemenangan, kebebasan atau kemerdekaan.
  • Komunikasi dan Persuasi; adalah studi yang menekankan uji coba dalam mengkomunikasikan dan bagaimana cara menyampaikan suatu statemen visual yang mengesankan.
  • Signs dan Symbology; meneliti tanda-tanda visual berupa image dan simbol yang lazim digunakan dalam desain grafis dan mengenal target komunikasinya.
6. Metode, Perencanaan dan Manajemen
Menentukan bagaimana cara menyajikan gagasan secara visual dan berupaya menempatkan setiap obyek desain agar dapat dikomunikasikan merupakan konsep kerja yang tidak mudah terutama dalam mengidentifikasi unsur-unsur yang spesifik dalam sebuah karya desain. Diperlukan suatu metode yang handal, perencanaan yang akurat, manajemen yang efektif dan efisien dalam mengelola semua proses kerja mendesain. Beberapa hal konkretnya yang harus dipahami adalah:
  • Metodologi Desain; pemahaman terhadap suatu alur kerja yang digunakan desainer didalam pencarian solusi dari mulai muncul gagasan, eksekusi visual, hingga ke permasalahan komunikasi yang hendak disampaikan.
  • Evaluasi Desain; pemahaman kerja desain melalui suatu sistem uji prosedur. Sebagai contoh, mengamati suatu reaksi anak-anak terahadap pada sebuah buku, dengan melakukan suatu uji coba yang bertujuan menjawab beberapa masalah seperti: Apakah buku tersebut mudah dibaca anak? Apakah buku itu menarik anak? Apakah maksud dan arti yang terkandung diadalam buku itu dapat dikomunikasikan secara efektif.
  • Manajemen Desain; pemahaman yang melibatkan suatu ikhtisar dari tata laksana kerja desain, termasuk didalamnya memanajemen kreativitas, biaya-biaya, operasional teknis, scheduling dan deadline hingga standar mutu dan kualitas.
7. Sejarah dan Kritik
Para desainer adalah bagian dari suatu kultur visual yang meliputi seni, arsitektur dan desain baik pada saat ini, masa depan maupun masa lalu. Para Desainer belajar tentang masa lalu untuk mengembangkan inspirasi dan untuk memahami beragam tema desain pada suatu jaman, gaya dan pengembangan teknisnya, para pelaku dan penggunanya bahkan mungkin digunakan untuk melacak bagaimana gagasan-gagasan tertentu pada suatu era atau bagaimana pengembangan dunia seni dan kemajuan teknologi dapat mempengaruhi proses para desainer dan hasil karyanya. Sementara itu, Kritik membantu desainer mengevaluasi kegunaan atau tampilan dari suatu desain.
8. Teori Desain
Teori Desain berupaya menyelidiki prinsip dasar tentang “apa dan mengapa” dalam berlangsungnya proses desain. Sebagai contoh, kenapa suatu warna dapat mengkomunikasikan kebahagiaan, sementara bagi seseorang dari masyarakat yang lain justru mengkomunikasikan kemarahan? Bagaimana budaya tertentu dapat mempengaruhi desainer dan audience? Seperti apa segmentasi dari sebuah desain dan bagaimana sebuah desain dapat tampil di depan publik? Teori Desain juga melakukan penelusuran untuk menemukan prinsip-prinsip tertentu dalam proses kerja desain grafis dan melihat apakah sebuah desain berproses dengan cara yang intuitif atau disengaja. Biasanya digunakan pada desain-desain yang pernah ada dan digunakan sebagai bahan kajian, kritik atau penggalian inspirasi.

Semua Tentang Bass

 

Gitar Bass

Gitar bass elektrik (biasa disebut Bass elektrik atau bass saja) adalah alat musik dawai yang menggunakan listrik untuk memperbesar suaranya. Penampilannya mirip dengan gitar listrik tetapi ia memiliki tubuh yang lebih besar, leher yang lebih panjang, dan biasanya memiliki empat senar (dibandingkan dengan gitar yang memiliki enam senar).
Bobot dari bass sendiri idealnya lebih berat daripada gitar listrik biasa, karena senarnya yang lebih tebal (untuk menjaga kerendahan nada/bunyi) sehingga menyebabkan harus memilih kayu yang lebih padat dan keras untuk menyeimbangi tekanan pada neck (leher gitar).
Selain itu ukuran fret (kolom pada gitar) yang lebih besar yang disesuaikan dengan panjang senar (scale).
Ada banyak jenis bass yang dipakai sampai dengan saat ini. Yang paling banyak dipakai berupa contra bass dan cello bass (yang biasa digunakan untuk pertunjukan opera), bass listrik (biasa digunakan untuk semua jenis pertunjukan terutama band) serta bass fretless yang sama dengan bass listrik tetapi tidak ada fret (kolom/pembatas pada papan tekan/neck) pada bass tersebut. Prinsip kerja bass fretless mirip dengan contra/cello bass hanya saja berbentuk gitar listrik (Sumber: Wikipedia).
Sejarah Gitar Bass
Di tahun 1920an, lloyd Loar, yang berkerja untuk gibson, mendesign double bass elektrik pertama. Bass ini menggunakan pickup electro-static, tapi amply untuk frekuensi bass belum dikembangkan. Jadi pada saat itu blum ada cara untuk mendengarkan instrument double bass tersebut.
Diawal tahun 1930an, paul tutmarc menjadi yang orang pertama yang memperbaiki ukuran double bass menjadi lebih praktis. Ukuran yang pertama dibuat hanya sebesar cello, dan mengunakan pickup rudimentary, namun hasilnya memiliki berat yang berlebihan, dan akhirnya diperbaiki bentuknya lebih menyerupai gitar.
Bass baru yang diciptakan ini memiliki panjang 42″, solid body, menggunakan kayu walnut hitam dan senar piano yang tetap dilengkapi dengan pickup. Dan pertengahan tahun 30an, beberapa pengembang instrument musik – Lyon & Healy, Gibson and Rickenbacker, – memulai memasarkan eksperimental elektrik bass yang sama dengan prototype basss Tutmarc, yang lebih sedikit besar dibandingkan dengan double bass yang standard. Bagaimanaupun, bas itu tetap tinggi, tidak ,memiliki fret, dan di mainkan secara vertikal atau berdiri.
Sekitar tahun 1940, Paul Tutmarc jr memulai memproduksi gitar dan bass, termasuk bass Serenader. Produksi ini di distribusikan oleh L.D. Heater Music Co., di portland, Oregon, dan menjadi distributor terbesar untuk elektrik bass. Sang Genius itu menamainya dengan bass gitar – insturumen yang memilik fret dan di mainkan secara horizontal. Fitur utama dari produk tersebut adalah : * Pickup – di design karena double bass sering tertutup dengen brass section dari sebuah band jazz.
* ukurannya – pemain double bass harus bisa berpergian sendiri, karena ukurannya yang besar, sering sekali ketinggalan di setiap perjalannya. Dengan design yang baru, pemain bass bisa berpergian dan beristirahat dengan bandnya.
Ada sedikit perubahan progres sampai Leo Fender menciptakan precision bass di tahun 1951. Penamaan Precision Bass dikarenakan fret yang ada di bass mengikuti note yang di mainkan secara presisi. Elektrik bass yang di produksi Leo fender ini, banyak yang memproduksi bentuk ini. Pada tahun 1957, bentuk pickupnya di rubah menjadi split pickup, dan pickguard dan headstocknya juga di redesign.
1960 Fender mendesign dan menciptakan Jazz bass, dengan 2 pickup yang sama ukurannya. Popularitas bass Fender kemudian diikuti oleh Gibson, Rickenbacker, dan Hohner. Hal ini yang semakin membuat popularitas bass elektrik meluas sampai sekarang.
Tahun 1959, Danelectro menciptakan pertamakali bass 6 senar, dengan tunse E A D G B E, dan Gibson dan Fender menggunakan ide ini untuk membuat Gibson EB-6 di tahun 1960, dan Fender VI di tahun 1962. Fender juga membuat bass 5 senar pertama dengan sebutan Fender V.
Tahun 1965, bass fretless Aubi dari Ampeg diciptakan dan di tahun 1968 8 string bass di perkenalkan oleh Hagstroem. Bass freetless 6 string (yang akhirnya dimiliki Les Claypool) di buat oleh Carl Thompson tahun 1978. Karena gaya permainan seperti slap dan pop, jumlah senar dan kombinasi kayu, neck dan lainnya pickup semakin menjadi bervariasi. EMG pickup yang menjadi pickup terlebar yang di gunakan di bass tersebut.
Pertama kali bass elektrik di populerkan oleh John Entwistle dan James Jamerson di tahun 60an, Jaco Pastorius dan Stanley Clarke di tahun 70an dan Marcus Miller dan Cliff Burton di tahun 80an. Di akhir 80an terlihat perbedaan dalam popularitas bass, sebagai fashion digunakan untuk electornic synthesised dance music.
Sekarang, adalah Claypool (Primus) dan Flea (RHCP) yang menunjukan bagaimana pentingnya sebuah bass dalam musik modern.

Bagian-Bagian Gitar Bass


Seperti yang kalian ketahui bass adalah alat musik yang sangat fenomenal yang dapat dimainkan oleh semua orang dengan mudah dan juga sebagai pelengkap dalam musik. Nah berkut ini adalah bagian bagian dari bass lengkap nama dan fungsinya, langsung saja, Next.

1.    Headstock / Kepala Bass
Fungsi Headstock adalah sebagai dudukan Nut, tempat Tuner Setting  dan tempat logo merk bass tersebut.

2.    Nut / Bantalan senar
Fungsi Dari Nut adalah sebagai dudukan senar/string bass supaya senar tidak berubah posisi dan berbunyi saat dipetik

3.    Tuner Machine / Pengaturan Stem
Fungsi dari Tuner adalah sebagai stem atau tuning untuk mengontrol senar agar suara yang dihasilkan senar saat dipetik tidak berubah

4.    Neck / Stang Gitar
Fungsi dari Stang gitar adalah sebagai tempat fingerboard atau fretboard, fret dan pegangan saat bermain gitar bass. Didalam neck juga ada sebuah batang besi yang dinamakan Truss Rod yang berguna mengatur bengkok lurusnya neck / stang bass tersebut

5.    Fret
Fret berfungsi sebagai penentu nada dari senar dan juga sebagai pembatas nada dari senar gitar bass.

6.    Fingerboard / Fretboard
Fungsi dari Fret board adalah sebagai tempat menekan senar agar menghasilkan bunyi yang terbentuk oleh batas fret fret gitar bass.

7.    Body 
Fungsi dari body adalah sebagai tempat untuk memasang Bridge/tremolo, Pick Up, Tune Control, Tuning Control, Tune Volume Setting, Strap In, Saddle dan Outputn Jack. Bodi juga memiliki bentuk yang bervariasi ada yang berlubang dan tertutup

8.    Pick Up
Fungsi dari Pick Up ini adalah sebagai perubah sinyal dari getaran senar menjadi frekuensi sinyal elektrik yang disalurkan dari gitar ke sound. Pick up juga mempunyai jenis yang berbeda beda dan juga ada yang aktif dan pasif

9.    Bridge / Tremolo
Bridge berfungsi sebagai tempat dudukan senar, tuning lock dan saddle yang berada di bodi gitar bass.

10.    Tuning Lock / Penahan Senar
Berfungsi sebagai tempat penempatan senar dan penguncian senar agar tidak lepas

11.    Volume dan Tune Control
Fungsi dari bagian ini adalah sebagai alat untuk mengontrol volume output suara bass dan tune control berfungsi sebagai output suara rendah tingginya nada bass gitar

12.    Saddle
Fungsi dari Saddle sama seperti nut Cuma letaknya saddle berada di body gitar bass.

13.    Output Jack
Fungsi dari output jack adalah sebagai tempat untuk colokan kabel jack yang terhubung dari sound untuk menyalurkan suara getaran sinyal menjadi sinyal elektrik.

14.    Senar / String
Adalah bagian terpenting dari gitar yang berfungsi sebagai alat sumber suara yang di akibatkan dari getaran karena petikan atau ke gesek.

15.    Strap In
Strap In berada di bodi gitar dan ada dua befungsi sebagai tempat untuk memasang tali atau sabuk.
16. Pick Guard
Berfungsi sebagai pemanis tampilan pada gitar bass dan pelindung dari gesekan pick.

Senar dan Penalaan (Tuning)

  • Empat senar
Biasanya ditalakan ke "G-D-A-E", "G-D-A-D", "G-D-G-D", "D-A-E-B", "D-A-D-B (biasanya pola ini dipakai untuk musik-musik underground/ open D), "F-C-G-D" atau "F-C-G-C" Tetapi ada juga yang memakai Piccolo Bass dengan pola biasa "G-D-A-E" tetapi satu oktaf lebih tinggi
  • Lima senar
Biasanya ditalakan ke "G-D-A-E-B", "F-C-G-D-A" tetapi kadang-kadang "C-G-D-A-E".
  • Enam senar
Biasanya ditalakan ke "C-G-D-A-E-B", walaupun "E-B-G-D-A-E" juga suka dipakai.
Penalaan di atas diurutkan berdasarkan nomor senar (senar 1, senar 2, dan seterusnya), di mana senar 1 adalah senar terbawah dari gitar bass (senar yang paling tipis).
Pemain bass memilih menggunakan bass dengan lima senar atau pun enam senar dikarenakan lebih luasnya jangkauan nada yang bisa dimainkannya. Bass bersenar enam jarang dipakai daripada bass bersenar empat dan bass bersenar lima. Biasanya bass bersenar enam ini banyak dipakai oleh pemain bass beraliran jazz, walaupun tidak dimungkiri pemain beraliran rock-pun ada juga yang memakainya, dikarenakan lebih luasnya jangkauan nada yang bisa dimainkannya serta memungkinkan untuk memainkan lead bass yang lebih variatif.


Jenis Gitar Bass


Gitar hingga kini masihlah merupakan salah satu alat musik terpopuler yang paling sering digunakan para pemusik dunia, meski begitu, kepopuleran bass juga sangatlah populer hingga mampu bersaing dengan gitar. Berbarengan dengan gitar, sekarang kita dapat menemukan berbagai macam bass di toko alat musik di mana-mana. Sejak kemunculannya pada abad ke-15, dan transisi metode permainannya pada akhir abad ke-19, bass telah mengalami banyak perubahan dan perkembangan. Salah satu jenis bass terpopuler adalah Bass Guitar yang memiliki bentuk seperti gitar. Namun, jenis tersebut bukanlah merupakan satu-satunya bass yang lazim dipakai saat ini, terdapat banyak jenis lainnya, apa sajakah itu?
Double Bass
Bass klasik dan merupakan jenis bass paling tua serta paling besar. Memiliki tinggi sekitar 170cm, dan lebar 50cm, namun tidak sedikit juga jenis bass yang lebih besar. Bass ini memiliki 2 macam permainan, digesek menggunakan busur khusus seperti biola, atau dipetik senarnya satu per satu seperti harpa.
  • Bass yang dipetik lazim disebut dengan nama Upright Bass, atau Jazz Bass, sementara masyarakat Indonesia sering memanggilnya dengan nama ‘Bass Betot’. Bass ini lazim digunakan pada genre musik jazz.
  • Sementara Bass besar yang dimainkan dengan cara digesek memiliki nama Cello, atau String Bass. Bass yang satu ini lebih sering digunakan untuk orkestra atau musik-musik klasik.
Acoustic Bass
Sementara bass ini memiliki bentuk dan ukuran hampir sama persis dengan gitar akustik, hanya saja memiliki 4 senar dan bukan 6. Bass ini memiliki suara yang lebih halus dan pelan dari banyak jenis bass lain. Lazim digunakan pada sesi musik akustik, terutama yang tidak menggunakan elektronik.
Guitar Bass
Disebut juga sebagai bass elektrik. Memiliki bentuk seperti gitar namun memiliki leher yang lebih panjang. Membutuhkan peralatan tambahan dan energi listrik untuk dapat digunakan dengan benar. Terdapat dua jenis gitar ini, dengan fret atau tanpa fret. Fret adalah garis-garis timbul yang berada pada leher bass dan juga gitar. (RR)